{"id":100,"date":"2026-05-29T11:05:13","date_gmt":"2026-05-29T11:05:13","guid":{"rendered":"https:\/\/envothemes.com\/envo-ecommerce\/?p=100"},"modified":"2026-06-02T15:24:17","modified_gmt":"2026-06-02T15:24:17","slug":"membuat-sendiri-mangkuk-gerabah-banyumulek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/2026\/05\/29\/membuat-sendiri-mangkuk-gerabah-banyumulek\/","title":{"rendered":"Membuat Sendiri Mangkuk Gerabah Banyumulek"},"content":{"rendered":"<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Kegiatan Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan itu tidak hanya mengajak masyarakat untuk membuat sendiri, tetapi menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap gerabah sebagai salah satu kerajinan tradisional asal Lombok.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Begitu mendapat aba-aba, Dinara El Huda (11) langsung mengambil segumpal tanah liat yang berada di sampingnya. Gadis belia yang tahun ini akan memasuki sekolah menengah pertama itu, kemudian meletakkan tanah liat di atas pelarik atau meja putar dari kayu berbentuk bundar.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Setelah memastikan tanah liat di posisi yang pas pada pelarik, Dinara mengarahkan padangan ke Asriah (30), pelatihnya pagi itu. Asriah yang ditemani Nurul Hiyani (45) adalah pengrajin gerabah asal Banyumulek, Kecamatan Kediri, Lombok Barat, yang merupakan sentra industri gerabah di Pulau Lombok.<\/p>\n<div class=\"clear-both w-full mx-auto md:max-w-[842px] my-10 rendered-component\"><img decoding=\"async\" class=\"w-full\" src=\"https:\/\/assetd.kompas.id\/v0YcDWDr0EB0KIQrp59-xz-HHwI=\/1024x575\/smart\/filters:format(webp):quality(80)\/https:\/\/kompas.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSCF0661_1562489326-e1562492388535-6.jpg\" alt=\" Dinara El Huda (11), salah satu peserta Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Acibara Coffee and Creative Hub itu, salah satunya bertujuan mengajarkan kecintaan pada gerabah kepada anak-anak.\" \/><\/p>\n<div class=\"px-4 lg:px-0 w-full\">KOMPAS\/ISMAIL ZAKARIADinara El Huda (11), salah satu peserta Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Acibara Coffee and Creative Hub itu, salah satunya bertujuan mengajarkan kecintaan pada gerabah kepada anak-anak.<\/div>\n<\/div>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Sambil mendengar arahan Asriah yang begitu bersemangat, Dinara, termasuk peserta kelas lain mulai bekerja mulai membentuk gumpalan tanah liat di atas pelarik yang berputar. Dalam sekejap, kedua tangan mereka belepotan.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Di awal, mereka terlihat sedikit gugup dan kaku. Setiap akan membentuk tanah liat, mereka terlebih dahulu melihat ke arah Asriah untuk memastikan tidak ada langkah yang dilewati. \u201cTenang, nanti saya berkeliling,\u201d kata Asriah, seolah bisa membaca apa yang dipikirkan peserta.<\/p>\n<blockquote class=\"w-full h-full max-w-[328px] md:max-w-[624px] my-12 relative mx-auto rendered-component\">\n<p class=\"quote pb-5 pt-12 font-lora text-quote px-0 md:px-[66px] text-center italic\">Memang tidak mudah. Terutama bagian akhir yakni memolesnya agar halus. Tetapi tidak apa-apa, saya sangat senang bisa membuat mangkuk gerabah sendiri. Saya mau belajar lagi<\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Asriah memenuhi janjinya untuk berkeliling. Ia bersama Nurul berbagi tugas mendekati setiap peserta. Dengan ramah, kedua perempuan yang telah puluhan tahun menjadi pengrajin gerabah itu, mengomentari, memperbaiki, dan tak lupa memuji saat peserta menyelesaikan tugas awal yakni membuat bagian dasar mangkuk.<\/p>\n<div class=\"clear-both w-full mx-auto md:max-w-[842px] my-10 rendered-component\"><img decoding=\"async\" class=\"w-full\" src=\"https:\/\/assetd.kompas.id\/LcrgGy6hqCXLudvgJApuro-0Xuc=\/1024x575\/smart\/filters:format(webp):quality(80)\/https:\/\/kompas.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSCF0658_1562489309-e1562492418337-6.jpg\" alt=\" Salah satu peserta mulai membentuk mangkuk dari tanah liat dalam kegiatan Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Acibara Coffee and Creative Hub itu untuk mengajak masyarakat mencintai dan menghargai kerajinan gerabah.\" \/><\/p>\n<div class=\"px-4 lg:px-0 w-full\">KOMPAS\/ISMAIL ZAKARIASalah satu peserta mulai membentuk mangkuk dari tanah liat dalam kegiatan Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Acibara Coffee and Creative Hub itu untuk mengajak masyarakat mencintai dan menghargai kerajinan gerabah.<\/div>\n<\/div>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Setelah bagian dasar selesai, peserta diajak untuk menambah tanah liat agar membentuk ukuran mangkuk yang sesuai. Peserta \u00a0berasal dari berbagai latar belakang, termasuk orang tua dan anak itu, tak banyak berkomentar. Mereka terus mengikuti setiap arahan Asriah dan Nurul.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">\u201cWah ini belum ada bentuknya,\u201d seru Asriah. Peserta yang dikomentari Asriah alih-alih cemberut, justru tertawa terbahak-bahak. Peserta lain juga ikut tertawa. Hal itu membuat kelas semakin cair.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Semakin lama, tangan mereka semakin belepotan. Warna cokelat khas tanah liat terlihat dimana-mana. Misalnya di celemek putih yang dikenakan di dada, meja, hingga mangkuk berisi air untuk mencuci tangan agar tidak lengket ketika memegang tanah liat.<\/p>\n<div class=\"clear-both w-full mx-auto md:max-w-[842px] my-10 rendered-component\"><img decoding=\"async\" class=\"w-full\" src=\"https:\/\/assetd.kompas.id\/uW5fgBWMRcn7j7w9djbMixmEhk8=\/1024x683\/smart\/filters:format(webp):quality(80)\/https:\/\/kompas.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSCF0676_1562489372.jpg\" alt=\" Orang tua mendampingi anaknya dalam kegiatan Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Acibara Coffee and Creative Hub itu, tidak hanya mengajak masyarakat untuk membuat sendiri, tetapi menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap gerabah sebagai salah satu kerajinan tradisional asal Lombok. Pelatih kegiatan ini langsung dari Banyumulek, Lombok Barat yang merupakan sentra industri kerajinan gerabah di Pulau Lombok.\" \/><\/p>\n<div class=\"px-4 lg:px-0 w-full\">KOMPAS\/ISMAIL ZAKARIAOrang tua mendampingi anaknya dalam kegiatan Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Acibara Coffee and Creative Hub itu, tidak hanya mengajak masyarakat untuk membuat sendiri, tetapi menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap gerabah sebagai salah satu kerajinan tradisional asal Lombok. Pelatih kegiatan ini langsung dari Banyumulek, Lombok Barat yang merupakan sentra industri kerajinan gerabah di Pulau Lombok.<\/div>\n<\/div>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Meski demikian, Dinara dan peserta lain semakin antusias. Apalagi, semakin lama bekerja, semakin terlihat bentuk yang mereka inginkan. \u201cSusah dapat\u00a0<i>feeling-<\/i>nya,\u201d kata Eka Roro (36), peserta yang sehari-hari berprofesi sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gerung, Lombok Barat.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Setelah berjalan satu jam lebih, mangkuk-mangkuk dari tanah liat mulai terlihat di atas meja para peserta. Mereka kemudian diminta untuk memolesnya agar benar-benar halus. Sekali lagi, Asriah dan Nurul berkeliling, termasuk memberi contoh cara membuatnya.<\/p>\n<p class=\"w-full max-w-[624px] px-4 md:px-0 md:mx-auto paragraph break-words mb-4 text-body font-lora rendered-component\">Berhasil membuat satu gerabah, ternyata tak membuat peserta puas. Kepada Asriah dan Nurul, mereka meminta diajarkan membuat bentuk lain. Kedua pengrajin itu tak menolak. Dengan senang hati mengajarkan cara membuat asbak, tempat lilin, hingga celengan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kegiatan Do It Yourself atau Lakukan Sendiri bertajuk Basic Pottery Mini Class diselenggarakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (7\/7\/2019).&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1127,"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100\/revisions\/1127"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumahgerabah.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}